Tunggulah ia Sang Pemimpi Muda !!


Entah hilang kemana sudah jiwa sang pemimpi muda itu
Sang pemimpi yang sedari kecilmya menyimpan sejuta imaji yang ingin dia wujudkan dewasa kelak
Pudarnya gejolak semangat dikarenakan lingkungan yang seolah memisahkannya dengan ribuan mimpi masa lalunya
Ditenggelamkan oleh jutaan huruf yang terberantai untuk mendapatkan nilai apresiasi dari petingginya
Dijauhkan oleh orang-orang yang hanya ingin s ekadar tidur menikmatihidup mereka yang kosong

Entah kemana sudah api yang begitu membara untuk selalu berjalan di hidup yang telah dipenuhi oleh kepraktisan
Jiwa pemimpi muda itu telah lama tidur, berkelana sekian jauhnya sehingga Read more of this post

Fenomena Dramaturgi dalam Beradaptasi “MABA”


Heteregonitas. Sebuah kosakata yang cukup tepat dalam menggambarkan kehidupan perkuliahan di fakultas dengan warna makara jingga di kampus perjuangan ini. Heterogenitas domisili, heterogenitas budaya, heterogenitas suku, dan heterogenitas individu terutama, telah cukup untuk memberikan corak yang khas kepada fakultas yang sedang dalam pencarian pemimpinnya ini.

Tidak bisa dipungkiri euforia untuk mendapatkan kolega baru sebanyak-banyaknya lalu mendapatkan ruang di rumah baru telah menjadi sebuah tradisi setiap tahunnya oleh mahasiswa baru. Beradaptasi dengan heterogenitas yang begitu nyata dan mungkin baru saja mereka rasakan membuat para mahasiswa baru masih cukup sulit untuk menempatkan dirinya guna menyesuaikan apa yang telah ia dapat di kehidupan sekolah menengah dengan kehidupan di perguruan tinggi. Satu hal yang terpenting bagi mereka adalah bagaimana mereka bisa diterima di dalam kehidupan baru. Hal-hal yang mereka lakukan dapat berupa mengikuti kegiatan kepanitiaan, Read more of this post

FITRI RAHMADIANTI XII SOCIAL PERUBAHAN SOSIAL (ICT PROJECT)


Pancasila , Dasar Negaraku Merdeka


Bebas dari penjajah adalah sebuah impian yang telah terajut sekian lamanya di benak bangsa Indonesia.  penderitaan, penindasan hanyalah segelintir kata-kata yang terlalu bosan untuk didengar dan terlalu penat untuk dirasakan oleh rakyat-rakyat kecil Indonesia yang entah tak tahu kapan akan menjadi besar  atau setidaknya naik ke tingkat 1 kasta dengan penghidupan yang layak tanpa ada bayangan rambut oranye, coklat maupun kuning sang kompeni . bukan tidak berusaha ataupun kekurangan personil kekuatan untuk melawan atau merangkai sebuah kata yang mungkin sekiranya bermakna kemerdekaan , kita hanya kurang memiliiki perkakas yang setidaknya 100 tahun lebih modern daripada sebuah bambu yang diruncingkan di bagian ujungnya saja. Mungkin lebih tepatnya kita harus mempunyai senjata yang mengeluarkan letupan api yang setidaknya bisa menumpaskan sang koloni dari kejauhan.

Setelah mungkin 5 dekade ditambah dengan ½ abad dijumlah dengan 300 tahun dikurang 8 windu 730 hari, barulah pandangan rambut oranye perlahan meniadakan diri digantikan dengan sang rambut hitam jepang yang disambut sebagai saudara 1 benua yang terngiang sebagai pembebas kemerdekaan Indonesia dari tangan belanda. Sama rambut, sama benua , sama rasa yang mendasari penyambutan gembira atas kedatangan saudara-saudara dari negeri Matahari Timur ke tanah air.

Janji-janji dan propaganda yang tiada matinya terbesit oleh Jepang yang terucap sebagai angan-angan palsu bagi orang-orang Indonesia.
Jepang cahaya Asia
JepangPemimpin Asia
Jepang pelindung Asia
Read more of this post

8 .4 in history of my dictionary part 1


Oleh alumni kelas ini sendiri 8.4(fitri rd)
Masih saja saya teringat pada 3 video yang saya rekam 3 hari berturut2 pada kelas 8.tepatnya kelas 8.4 di smpn 24 palembang.entahlah apa yang harus dijelaskan tentang 3 video tersebut.semoga saja beberapa dari mereka yg saya tag masih inget tentang peristiwa bersejarah tersebut menurut saya.kalo tidak salah video pertama diambil pada hari senin.entah apa yang sedang difikirkan oleh 2 siswa ini dan entah apa yang harus dijelaskan kronologi ceritanya.mungkinkah ini hanyalah kenakalan anak2 smp semata ataukah sebuah kekerasan dalam bersekolah ataupun terinspirasi kepada sebuah game smack down yang sedang booming pada masa itu(itu hanyalah sebuah masa lalu yang sangat lalu) mungkin juga hal ini terjadi hanya karena sebuah kefrustasian belaka dari siswa siswa di sekolah ini karena harus mendapati sebuah kenyataan sebagai sebuah sekolah yang berdampingan dengan smpn 23(maaf untuk siswa2 smp 23,hal ini hanyalah sebuah fiksi yang konon menjadi tren di smpn 24,mohon jgn diambil hati jantungnya aja .. haha, garing -,-). Read more of this post

School oh School


By : Fitri Rahmadianti

School  .. School maybe it is sounded a super flat and crunchy word that students feel almost everyday.

Doing so many homework till night without any rest and always get ready with coffee beside us.

‘just for make me not sleepy’ .

study and study and study those kind boring activities that student must do.will or won’t , ready or not ready but it’s the fact the we should do without any exception,or If you do mind doing do so get ready to be kicked out from your school.

Being so bored and flat and monotone when study will appear when we didn’t enjoy the lesson.Let us think like this,and let us change the term of study and the perception of its in daily life.That’s what people always think when they heard it, and directly take it as a burden and do it as an obligation that you should do.That’s why you got wrong guys..In the right term study is one of the activity to get more knowledge and one of the suggestion to you when you want to be happy when hear that word(study)(although it’s kind of small type of lying)but it’s okay as long as it can make us be more optimist with that,and when you will start your lesson , do it as your needs not your obligation trust it!it works!why?When we give the positive suggestion to our mind our mind automatically will be set as the positive energy that will go out from our mind our thinking.Because actually we the one that is need a lesson .

So start from now change study as your  Need not Obligation !! Enjoy ur life !!(FRD)

Rasa Ada


Oleh : Fitri Rahmadianti

Fiksi hidup tiada terbata

Indahnya rasa tiada ku raba

Tanya mana ku tak tahu rupa

Rasa ada tak bisa ungkap

Ingin padanya tapi entah Read more of this post